Tolong. Jangan datang lagi.

Tolong. Jangan datang lagi.
Jangan obrak-abrik hidup saya lagi.
Jangan menatap saya dengan tatapan seperti itu lagi.
Jangan datang lagi ketika saya sudah memutuskan untuk berhenti mencoba.
Jangan datang, menyakiti hati saya, dan pergi lagi.

Setengah mati saya berusaha pergi.
Setengah mati saya berusaha lupa.
Setengah mati saya menahan diri.
Saya engga jago bicara. Saya bukan wanita ekspresif.

Tapi asal kamu tahu, saya dengan muka datar, menahan tangis setiap kita bertemu.
Harus bertemu.
Kamu yang dengan santainya datang dan pergi, kamu yang dengan santainya tertawa.

Ini selalu mudah buat kamu.

Tapi Kamu tahu, ini sulit buat saya.

Tolong.
Jauhi saya. Pergi.

Saya lelah menangis.

Saya tidak mau lagi menangis.

Karena saya tahu, air mata saya terbuang percuma untuk orang yang bahkan tidak peduli.

Berhenti datang dan pergi di hidup saya.

Berhenti.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s