Coba ya mas ato mbak yang hidup nya jadi selingkuhan, engga usah kebanyakan nuntut. Engga usah kebanyakan complain. Engga usah terlalu sensitif berasa hidup lo yang paling menyedihkan. Engga usah over thinking. Engga usah over analyzing.

Kan ini pilihan hidup?
Taw sendiri resiko nya jadi selingkuhan. Komunikasi terbatas. Ktemuan terbatas. Semua serba terbatas.

Poor you.

Terima nasib ato pergi mas/mbak nya. Jangan ngerjain sesuatu setengah2.

Kalo mau tetep jadi selingkuhan, ya jadi selingkuhan yang baik lah. Kalo engga mau sakit hati, ya pergi lah.

Pilihannya ada di kamu kok.

Sekian dan terima kasih.

*Aku laper. Ngantuk. Pengen balik ke hotel terus tiduuurrr*

View on Path

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s