Surat untuk anak ibu (1)

Assalamualaikum.
Anak ibu.. Lagi apa?
Pasti lagi ada di dalam angan-angan ya.. Angan-angan ibu maksudnya. Hehehe.

Anak ibu..
Ibu mau cerita sesuatu ya.
Hari ini salah seorang sahabat ibu (yang tidak mau dipublikasikan dl namanya) memberitahu ibu kalau dia hamil. Alhamdulillah ya nak?
Ibu bahagia, ikut bahagia.
Tapi entah, dibalik kebahagiaan itu, ibu rasanya sedih.. Sekali.

Ibu ingin cepat-cepat bertemu denganmu.
Ibu ingin cepat-cepat merasakan indahnya tendangan mu di perut ibu, ingin merasakan mengobrol berdua denganmu.. Secara kamu tahu kan nak, ibu itu orangnya introvert, susah cerita sama orang😦

Anak ibu..
Ibu bahagia, sungguh, mendengar berita sahabat ibu hamil..
Tapi ibu hanya ingin bertanya, kapan giliran ibu mendapatkan kebahagiaan itu?
😥

Anak ibu..
Sungguh, ibu tidak sabar ingin segera bertemu denganmu.
Ibu takut melahirkan, takut melihat darah dimana-mana, takut melihat adegan melahirkan di sinetron-sinetron.. Tapi tetap, kuat sekali rasa ingin segera bersamamu.

Anak ibu..
Ada hal yang lucu😀
Begitu ibu tahu sahabat ibu itu hamil, ibu sms om resza, memberitahu kabar ini, dengan kata-kata di akhir sms, “pengen nangis”
Dan dia nanya, “loh, kenapa pengen nangis?”

:’)

Engga mungkin kan ibu bilang sm om resza, ibu pengen nangis hanya karena kuatnya perasaan ibu untuk membelaimu.

Anak ibu..
Ibu benar-benar berdoa..
Semoga Allah memberikan ibu kesempatan untuk segera bertemu denganmu..
Membelaimu, memelukmu, menciummu..

Ibu sungguh-sungguh ingin bertemu denganmu..

Semoga tidak lama lagi ya, anakku?

Cium sayang selalu,
Ibu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s