Pernahkah merasa sendiri?
Saya pernah.
Bahkan pada kenyataannya, saya selalu merasa sendiri.
Hanya berteman dengan suara-suara yang ada kepala.

Pernah merasa takut mengecewakan orang?
Saya pernah.
Saya takut mengecewakan keluarga, orang-orang yang berharap pada saya, dan yang paling menakutkan..
Saya takut mengecewakan diri saya sendiri.

Pernah merasa sudah melupakan suatu kejadian?
Saya pernah.
Bertahun-tahun saya berpura-pura sudah lupa, bahwa saya baik-baik saja, bahwa saya bahagia.
Hingga pada akhirnya,
Saya menemukan kemarahan yang tidak dapat dikendalikan.
Ternyata saya berpura-pura.
Ternyata saya belum bisa memaafkan.

Saya ketakutan.
Tapi saya memaksa diri untuk tidak menangis.
Menangis hanya membuat semua yang saya bangun hancur begitu saja.
Kalau saya lemah, siapa yang bisa saya andalkan?

Saya harus baik pada diri saya sendiri.
Harus sayang.
Harus berhenti menyalahkan “saya” atas apapun yang terjadi dalam hidup.
Kalaupun salah, “saya” berhak dimaafkan.

Andaikan saya bisa sebaik itu.
Andai.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s